
Drainase beton itu merupakan infrastruktur yang sangat penting lo untuk mengelola air hujan dan buat mencegah banjir. Nah pembuatan drainase ini memerlukan perhitungan yang sangat cermat lo, terutama dalam hal biaya upah dan materialnya. Mari kita bahas lebih lanjut.
Faktor – Faktor Yang Bisa Mempengaruhi Upah Pembuatan Drainase Beton

Inilah beberapa faktor yang bisa mempengaruhi upah pembuatan drainase beton:
Berdasarkan Lokasi Proyeknya
Untuk faktor yang pertama yaitu berdasarkan lokasi proyeknya ya. Jadi upah pekerja konstruksi itu cenderung lebih tinggi lo di kota-kota besar atau di daerah dengan biaya hidup yang lebih tinggi. Lalu di daerah terpencil atau sulit buat dijangkau itu dapat meningkatkan biayanya lo karena transportasi dan logistiknya itu lebih mahal. Kemudian tanah yang berbatu, berlumpur, atau sulit buat digali itu akan memerlukan lebih banyak tenaga dan waktu lo, sehingga bisa meningkatkan upahnya. Dan kondisi tanah yang memerlukan penanganan khusus (misalnya, pengeringan atau stabilisasi) itu juga akan menambah biayanya lo.
Berdasarkan Kompleksitas Dari Pekerjaannya
Untuk faktor yang kedua yaitu berdasarkan kompleksitas dari pekerjaannya ya. Jadi drainase dengan desain yang cukup rumit, seperti tikungan tajam, kemiringan yang curam, atau struktur khusus itu memerlukan keahlian dan waktu yang lebih banyak lo, sehingga bisa meningkatkan upahnya. Lalu ukuran dan kedalaman dari drainasenya itu juga bisa memengaruhi tingkat kesulitan dan waktu pengerjaannya lo. Kemudian proyek dengan volume pekerjaan yang cukup besar itu mungkin akan mendapatkan diskon lo untuk upah per unitnya, tapi total biaya upahnya itu akan tetap lebih tinggi ya. Dan kalau proyek kecil itu mungkin memiliki upah per unit yang lebih tinggi lo karena biaya mobilisasi dan demobilisasinya.
Berdasarkan Ketersediaan Tenaga Kerjanya
Untuk faktor yang ketiga yaitu berdasarkan ketersediaan tenaga kerjanya ya. Jadi pada musim hujan, ketersediaan pekerja konstruksi itu mungkin lebih terbatas lo, sehingga upahnya itu dapat meningkat. Sedangkan pada musim kemarau, persaingan antar pekerja itu mungkin lebih tinggi lo, sehingga upahnya itu dapat lebih rendah. Lalu pekerja dengan keahlian khusus, seperti tukang beton yang sudah berpengalaman atau operator alat berat itu pasti akan mendapatkan upah yang lebih tinggi lo. Dan ketersediaan tenaga kerja yang sudah terampil di daerah tertentu itu juga bisa memengaruhi tingkat upahnya ya.
Kisaran Upah Borongan Pembuatan Drainase Beton Per Meter

Berikut ini adalah perkiraan kisaran upah borongan pembuatan drainase beton per meter:
Drainase Sederhana
Kisaran upah borongan pembuatan drainase sederhana menggunakan pipa PVC itu sekitar Rp 50.000 – Rp 100.000 ya per meternya.
Drainase Beton Bertulang
Kisaran upah borongan pembuatan drainase beton bertulang itu sekitar Rp 150.000 – Rp 250.000 ya per meternya.
Pemasangan U-ditch
Kisaran upah borongan pemasangan U-Ditch itu sekitar Rp. 100.000 – Rp. 200.000 ya per meternya, kisaran ini dapat berubah-ubah ya tergantung dari ukuran U-ditch. Dan harga U-ditch per PCS itu akan sangat bervariasi lo tergantung pada ukurannya.
Material Yang Dibutuhkan Untuk Pembuatan Drainase Beton

Inilah beberapa material yang dibutuhkan untuk pembuatan drainase beton:
Beton
Material pertama yaitu beton ya. Nah untuk membuat beton itu diperlukan bahan-bahan seperti semen sebagai bahan pengikat utama dalam campuran betonnya dan jenis semen yang umum digunakan itu adalah semen Portland. Lalu agregat kasar (kerikil/split) yang bisa memberikan kekuatan struktural pada betonnya dan ukuran serta kualitas dari kerikilnya itu harus sesuai ya dengan standar. Kemudian agregat halus (pasir) yang digunakan untuk mengisi ruang kosong antara agregat kasar dan semen serta pasir yang digunakan itu harus bersih dan bebas dari kotoran organik ya. Lalu air yang diperlukan untuk reaksi kimia dalam proses pengerasan beton serta air yang digunakan itu harus bersih dan bebas dari zat kimia yang berbahaya ya. Dan bahan tambahan (aditif) yang digunakan untuk meningkatkan sifat beton, seperti mempercepat pengerasan atau meningkatkan ketahanan terhadap air.
Besi Beton (Tulangan)
Besi beton ini digunakan untuk memperkuat struktur betonnya lo, terutama dalam menahan gaya tarik. Lalu jenis dan diameter dari besi betonnya itu harus disesuaikan ya dengan desain dari drainasenya.
Bekisting (Cetakan Beton)
Bekisting ini menggunakan kayu atau triplek ya, yang digunakan untuk membentuk cetakan beton sesuai dengan desain dari drainasenya. Bekisting ini harus kuat dan stabil lo untuk menahan tekanan dari beton yang masih segar.
U-ditch (Beton Pracetak)
U-ditch ini adalah alternatif untuk pengecoran beton di tempat lo. Dan U-ditch pracetak itu tersedia dalam berbagai macam ukuran dan bentuk lo.
Bahan Pendukung Yang Lainnya
Bahan pendukung yang lainnya itu adalah batu kali yang digunakan sebagai pondasi atau penahan tanah, lalu pipa PVC itu untuk drainase dengan desain yang lebih sederhana, dan bahan pengawet beton yang bisa digunakan untuk meningkatkan daya tahan beton terhadap cuaca dan lingkungan.
Contoh Perhitungan Sederhana Membuat Drainase Beton
Misalkan, saudara itu ingin membuat drainase beton sepanjang 10 meter dengan dimensi 0,5m x 0,5m.
- Volume beton: 10m x 0,5m x 0,5m = 2,5 m³.
- Selanjutnya hitunglah kebutuhan besi betonnya, bekistingnya, dan bahan yang lainnya.
- Kemudian, hitunglah upah tukang dan pekerjanya.
- Tambahkan biaya lain-lain.
- Total biayanya itu adalah jumlah dari semua biaya tersebut.
Kami selalu memberikan informasi bermanfaat bagi pembaca apapun tentang Infrastruktur Jalan dan Saluran Drainase yang dapat membantu rakyat Indonesia maju.